Polda Jatim Gelar Konferensi Perss Ungkap 1.443 Kasus dan Amankan Kurang Lebih 1.135 Tersangka, Ops Sikat Semeru 2025

interaks | 6 November 2025, 10:39 am | 39 views

Surabaya,interaksimediaglobal.com – Polda Jatim Gelar Konferensi Perss Mengungkap 1.443 Kasus Kejahatan tindak pidana ( Kriminalitas ) dengan 1.135 Tersangka selama Operasi Sikat Semeru 2025 

 

Operasi ini melibatkan 3.205 Personel,yang terdiri dari 274 Personel Satgas Polda dan 2.931 personel Satwil Jajaran di seluruh wilayah Jawa Timur.

 

Hal yang telah disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast dalam keterangan Konferensi Perss di Mapolda Jatim, Rabu 05/11/25

 

“Adanya Operasi Sikat Semeru 2025 ini merupakan Bagian dari upaya Polri Dalam hal untuk menjaga Stabilitas keamanan dan Ketertiban masyarakat di Wilayah Polda Jawa Timur,” Ucap Kombes Pol Abast.

 

Kabid Humas Polda Jatim Juga menyampaikan bahwa Hasil kegiatan Operasi Sikat Semeru 2025 yang telah Dilaksanakan selama 12 hari Tersebut,dinyatakan 100% Berhasil dan Sukses serta Menunjukkan maksimal Efektif para petugas 

 

“Meskipun waktu kurang Lebih selama 12 hari kami, Yelah berkomitmen dan Profesional memberantas Tindak kejahatan maupun Kriminalitas jalanan di Wilayah Jawa Timur serta Menjaga KAMTIBMAS ” Terang Kombes Abast.

 

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan bahwa Keberhasilan operasi ini Menjadi bukti nyata dari Pelaksanaan Polri Presisi dalam menjaga keamanan Masyarakat Jawa Timur.

 

Selain itu keberhasilan Operasi Sikat Semeru 2025 Adalah wujud nyata sinergi dan dedikasi seluruh jajaran kepolisian Untuk Menciptakan lingkungan yang Aman, tertib, dan kondusif Serta kenyamanan Masyarakat.

 

“Polda Jatimi akan terus Hadir memberikan rasa Aman kepada Masyarakat Jawa Timur,” tegas Kombes Abast.

 

Selanjutnya ditempat dan waktu yang sama, Direktur Reserse Kriminal Umum ( Dirreskrimum ) Polda Jatim Kombes Pol Widi Atmoko Menambahkan bahwa Operasi Sikat Semeru Merupakan operasi Kewilayahan yang bertujuan Menekan dan Mengungkap Berbagai kejahatan Konvensional yang Meresahkan Masyarakat.

 

Target operasi untuk Mengungkap Kejahatan Seperti pencurian dengan Kekerasan ( curas ), Pencurian dengan Pemberatan ( curat ), Pencurian kendaraan Bermotor ( curanmor ), street Crime, penyalahgunaan Senjata tajam, senjata api, Bahan peledak, serta Penyelundupan di wilayah Perairan, geng Ster, Penjambretan, perampasan, Perampokan, Penganiayaan dll

 

“Tujuannya agar pelaku-pelaku kejahatan dapat tertangkap dan diberikan efek jera, Untuk sindikat dapat terungkap, angka Kriminalitas bisa ditekan, dan stabilitas Keamanan di Jawa Timur tetap Terjamin,”Ungkap Kombes Widi ( Dirreskrimum) Polda 

 

Kombes Widi menjelaskan Bahwa Aparat kepolisian Berhasil mengungkap 270 Kasus target operasi ( TO ) dengan 276 tersangka, serta 1.173 kasus 

 

“Sementara non-target operasi mencapai 1.173 kasus atau 434 persen “ungkapnya.

 

Adapun rincian hasil Pengungkapan antara lain Curat 636 kasus (529 non-TO dan 107 TO) dengan 514 Tersangka.,Curanmor Terungkap 539 kasus (438 Non-TO dan 101 TO) dengan 336 tersangka, Curas Terungkap 72 kasus (45 Non-TO dan 27 TO) dengan 71 tersangka, Street crime Terungkap 29 kasus dengan 43 tersangka, serta Penyalahgunaan sajam/Senpi/handak terungkap 63 Kasus dengan 69 tersangka dan Pencurian serta Penyelundupan terungkap 97 kasus dengan 90 tersangka.

 

Barang bukti ( BB ) yang Berhasil diamankan juga Beragam, mulai dari Kendaraan hasil curian Hingga satwa yang telah Dilindungi.

 

Selama operasi tersebut , Polisi Berhasil menyita Uang Tunai Rp75.370.000, Sebanyak 316 Unit sepeda Motor, 34 unit Mobil, 6 truk, 94 kunci T, 197 Handphone, 25 clurit, 10 Parang, 4 pedang, 2 senjata Api, 150 butir Amunisi, dan 30 gram serbuk bahan Peledak.

 

“Selain itu, kami juga Mengamankan 231 Ekor Hewan yang telah dilindungi, diantaranya Burung Cenderawasih dan Namdur, serta Hasil penyelundupan Berupa 6,5 ton ikan Asin, 840 Karung tepung sagu, dan 6 ton Bawang merah,” tambah Kombes Widi.

 

Sementara dari hasil Rekap Ulang , menunjukan bahwa Kasus curat dan curanmor Menjadi yang paling dominan.

 

” Polda Jatim juga mencatat Bahwa jajaran yang Berkontribusi besar dalam Pengungkapan kasus di Antaranya Polrestabes Surabaya, Polresta Sidoarjo, Polres Pelabuhan Tanjung Perak ( KP3 ), dan Polres Gresik, Polres Lamongan, Polres Tuban , Polres Bojonegoro dll ” Tutupnya

( W. Kurniawan )

Berita Terkait